Minggu, 11 Mei 2014
BIAS
Redup
malam yang tak mendapat bias rembulan. Dalam kekosongan, aku duduk dan
menikmati tiap alunan suara alam yang menenangkan. Bukan, tentu aku
bukan menikmati kesendirian, aku hanya sembunyi dari keramaian. Ramai
begitu kejam. Hingga aku teringat tentang ribuan kisah ramai yang
berakhir kesakitan. Ya, bukan tanpa alasan aku sendiri. Aku hanya sedang
berbincang sebuah kisah lucu pada alam, tentang seseorang yang tlah
membuatku tak bisa tidur, tentang seseorang yang terpaku di pikiranku,
tentang seseorang yang membuatku menanti ucapan 'selamat pagi'.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar