Corat-coret

Jumat, 21 Maret 2014

Manusia

Hakikatnya manusia adalah tanah. Jika kau pandai mengelolanya maka bermanfaatlah ia. Ilmu ibarat bibit tanaman, ketika kau tanam dengan baik jadilah tanah itu semakin subur dengan pohon itu. Ketika kau berhasil menanam pohon itu dan menjadi pohon yang rindang, cobalah untuk berbagi bibit dengan tanah yang lain, agar mereka tidak menjadi kering dan gersang. Karena sesungguhnya Bumi Allah tidak lebihnya sebuah planet tanpa pohon, jika diisi dengan manusia-manusia tak berilmu. Satu pohon saja tidak cukup, karena kita perlu banyak oksigen!

Jumat, 07 Maret 2014

Song 4

HARAPANKU
#
Kau datang dengan tinta keindahan
Melukiskan pemandangan yang mendamaikan
Kau datang dengan senyum harapan
Membiaskan perasaan yang mendamaikan

Mengapa kata… Terasa hampa
Kau biarkan aku menunggu
Harus… Haruskah terus menanti
Mengharap cinta ini abadi

Back #

Walau kucoba, untuk membenci
Kau slalu ada di hatiku

Back #

Sejuta harapanku padamu…
Sekarang dan slamanya bersamamu

Song 3

TERLALU LAMA
Cinta bicaralah walau sedikit
Aku takkan menunggu terlalu lama
Cinta katakanlah perasaanmu
Aku masih menunggumu….

Jangan kau terlalu lama
Katakanlah semuanya

Reff
Cinta jika kau diam aku pun diam
Cinta bicaralah katakana bahwa kau cinta padaku
Cinta jangan kau diam terlalu lama
Cinta aku menunggumu

Jangan kau terlalu lama
Cinta tak bisa menunggu

Song 2



CINTA BUTUH WAKTU
Cinta… Tak bisakah kau menunggu
Hingga ku yakin bahwa kau yang terbaik
Untuk diriku
Cinta… ku tak tahu

Kamu… tak bisakah kau buatku
Yakini bahwa memang kau yang terbaik
Untuk hidupku
Cinta… butuh waktu

Reff
Jangan kau paksakan aku
Sabarlah kau menungguku
Yakinkan aku bahwa kau yang terbaik
Selamanya…
Sampai akhir hidup ini…

Song 1



KATA
Wahai pengembara di ladang gersang
Kemana hendak kau cari sungai yang hilang
Ku lihat di matamu masih ada harap membayang
Berbisik satu kata tentang surya menjelang petang

Biar… Biar malam tetap jadi bingkai
Ribuan kata yang tak terurai

Reff
Ini malam… Saat bulan bulan berbisik mesra
Bisik satu kata tentang kata yang tak terkata
Dalam diam… kau menyapa
Kemana hendak hati puaskan dahaga

Selasa, 04 Maret 2014

Doa Penuh Harap

Tuhan yang Maha Pengasih, terimakasih masih memberikanku kesempatan untuk berdoa. Tuhan yang Maha Pemberi, kabulkan doaku. Ampunilah dosa orang-orang yang menyayangiku tulus karena-Mu, sembuhkanlah hati orang-orang yang tersakiti, lunasilah hutang orang-orang yang berjuang untuk keluarga, pendidikan, dan agama, rapatkanlah persaudaraan orang-orang mukmin, jauhkanlah keluarga, dan saudaraku sesama muslim dari kesusahan dan luluskanlah dalam setiap ujian-Mu, dan berkahilah mereka yang senantiasa mendoakanku dengan kebahagiaan dan ketenangan di dunia dan di akhirat, amiin Yaa Robbal 'Alamiin

Selasa, 14 Januari 2014

Untuk Yang Tersayang

Kami pernah punya satu janji dan mimpi. Masuk kampus yang sama, lulus bersama, pakai toga bersama, berfoto dengan ijazah kami bersama. Kami selalu berbagi kisah kami, tentang kisah kami bersama orang-orang tersayang, tentang masa-masa sekolah dulu, tentang apapun. Hingga Tuhan punya kehendak lain, memanggilnya lebih dulu dariku. Sebelum semua mimpinya di dunia ia wujudkan. Tuhan punya rencana lain, mewujudkan mimpinya yang lain untuk bahagia di syurga. Ini hari ia harus dikebumikan. Berat rasanya jika harus hadir melihatnya di pendam dalam tanah. Namun, ini saat terakhirku berjumpa dengannya di dunia. Mungkin, suatu saat kami bisa wujudkan janji dan mimpi kami di kehidupan yang lain. Selamat jalan kawan... I Miss U. Eka Nur Pistasari